Iklan

Iklan

Jaksen Jakri Parengkuan: Mengabdi Sepenuh Hati Membangun Desa Kali Maju, Mandiri dan Berbudaya

IDNews.co | Redaksi Indonesia Dalam Berita
28 Mei, 2026, 09:21 WIB Last Updated 2026-05-28T01:21:22Z


“Berbekal pengalaman dan dukungan penuh masyarakat, calon nomor urut 4 hadir dengan visi jelas dan program nyata wujudkan desa indah, religius, dan siap bertransformasi menuju era digital”
 

Minahasa, IDNEWS – Semangat baru dan harapan segar kini hadir di tengah masyarakat Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Di panggung pemilihan Hukum Tua tahun 2026, nama Jaksen Jakri Parengkuan, calon nomor urut 4, muncul sebagai sosok muda yang penuh gagasan, berbekal pengalaman langsung di pemerintahan desa, dan bertekad kuat membawa perubahan nyata demi kesejahteraan seluruh warga.

 

Bukan sosok asing yang datang dari luar, Jaksen justru tumbuh dan berkarya di tengah masyarakatnya sendiri. Pengalamannya pernah menjadi perangkat desa memberinya pemahaman mendalam seluk-beluk tata kelola pemerintahan, apa saja yang menjadi kekurangan, apa yang harus diperbaiki, dan apa yang paling dibutuhkan oleh warga sehari-hari. Keinginannya untuk maju dan mengabdi semakin kokoh berkat dukungan tulus yang ia terima dari dua kekuatan terbesar dalam hidupnya: keluarga dan masyarakat Desa Kali.

 

“Dukungan nyata dari masyarakat dan keluarga membuat saya mantap untuk maju,” ucap Jaksen dengan suara tegas dan penuh keyakinan, saat berbincang dengan media ini di rumah kediaamanya di desa kali, Rabu, 27/05/2026.

 

 Baginya, kepercayaan yang diberikan itu adalah amanah berat, sekaligus dorongan semangat yang tak ternilai harganya untuk berjuang lebih keras lagi.

 

Dengan semboyan “Wangunen Um Banua” atau membangun bersama kampung halaman, Jaksen membawa visi besar yang menjadi arah tujuan seluruh perjuangannya: “Mewujudkan Desa Kali yang Maju, Mandiri, Berbudaya, Indah dan Religius Menuju Desa Digital.”Sebuah cita-cita yang merangkul segala aspek kehidupan mulai dari kemajuan ekonomi, kedaulatan desa, pelestarian budaya, keindahan lingkungan, nilai keimanan, hingga kesiapan menghadapi era teknologi.

 

Visi indah itu kemudian ia jabarkan ke dalam tujuh misi kerja yang menyentuh setiap sisi kehidupan masyarakat, disusun berdasarkan apa yang paling dibutuhkan dan diharapkan oleh warga Desa Kali:

1.  Menjadikan Desa Kali sebagai bagian dari lumbung ekonomi yang produktif, agar desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi sumber penghidupan yang makmur.

2.  Mengangkat dan menjadikan Desa Kali sebagai desa wisata budaya, menjadikan kekayaan adat dan kearifan lokal sebagai kebanggaan sekaligus sumber ekonomi warga.

3.  Mewujudkan tata kelola desa yang mandiri, kuat, dan mampu mengambil keputusan terbaik demi kepentingan warga.

4.  Menjamin transparansi anggaran, agar setiap rupiah yang masuk dan digunakan bisa diketahui, diawasi, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.

5.  Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana umum yang layak, memadai, dan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

6.  Memperkuat kerukunan antarumat beragama, menciptakan suasana hidup yang damai, bersatu, dan saling menghargai dalam keberagaman.

7.  Mewujudkan pelayanan yang harmonis, berintegritas, dan bergerak maju menuju digitalisasi desa, agar pelayanan makin cepat, mudah, dan adil.

 

Selain visi dan misi, Jaksen juga menyiapkan program kerja rinci dan nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, terbagi ke dalam berbagai bidang strategis.

 

Di Bidang Pemerintahan, ia berjanji membangun kerja sama antardesa, memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan manusiawi, serta selalu melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dalam setiap musyawarah. Pengelolaan pendapatan asli desa pun akan dioptimalkan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Koperasi Merah Putih, agar desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri.

 

Di Bidang Pembangunan, kebutuhan dasar menjadi prioritas utama: menjamin ketersediaan air bersih bagi semua warga, membenahi dan menata ulang tempat pembuangan sampah agar lingkungan bersih dan sehat, membuka serta memperbaiki jalan-jalan pertanian demi memudahkan akses hasil bumi, hingga memasang penerangan jalan dan CCTV demi keamanan dan kenyamanan bersama.

 

Perhatian besar juga diberikan pada Bidang Kemasyarakatan. Jaksen berkomitmen membina dan menguatkan organisasi warga seperti PKK, LPM, Karang Taruna, serta mendirikan tim kesenian dan tarian budaya Minahasa agar warisan leluhur tetap hidup. Pembinaan kader kesehatan, kelompok tani, hingga penguatan keamanan lingkungan (Linmas) menjadi bagian dari langkah menjaga kesejahteraan dan ketahanan sosial desa. Ia pun terus berusaha mengeratkan kerja sama antarumat beragama sebagai pondasi persatuan.

 

Tak kalah penting, di Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Jaksen menyiapkan langkah nyata mengangkat taraf hidup warga: memberikan pelatihan usaha bagi UMKM, membantu warga mencari lapangan kerja baik di dalam maupun luar negeri, menjaga ketahanan pangan keluarga, hingga menangani masalah stunting dan memberikan perhatian khusus bagi ibu hamil, demi generasi Desa Kali yang sehat dan cerdas.

 

Keselamatan warga juga menjadi perhatian serius dalam Bidang Penanggulangan Bencana. Jaksen berencana mengadakan fasilitas hidran sebagai sumber air pemadam kebakaran, menyusun peta daerah rawan bencana, serta membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) dan satgas penanggulangan, agar Desa Kali siap siaga dan aman menghadapi segala kemungkinan.

 

“Segala visi, misi, dan program kerja ini akan saya tuangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Kali periode 2026–2034, apabila saya dipercaya dan terpilih menjadi Hukum Tua,” tegas Jaksen, menegaskan kesungguhan hatinya.

 

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jaksen Jakri Parengkuan: Mengabdi Sepenuh Hati Membangun Desa Kali Maju, Mandiri dan Berbudaya

Terkini

Topik Populer

Iklan