“Berbekal pengalaman dan dukungan penuh
masyarakat, calon nomor urut 4 hadir dengan visi jelas dan program nyata
wujudkan desa indah, religius, dan siap bertransformasi menuju era digital”
Minahasa, IDNEWS – Semangat baru dan harapan segar kini hadir di tengah masyarakat Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Di panggung pemilihan Hukum Tua tahun 2026, nama Jaksen Jakri Parengkuan, calon nomor urut 4, muncul sebagai sosok muda yang penuh gagasan, berbekal pengalaman langsung di pemerintahan desa, dan bertekad kuat membawa perubahan nyata demi kesejahteraan seluruh warga.
Bukan sosok asing yang datang dari luar, Jaksen justru tumbuh dan
berkarya di tengah masyarakatnya sendiri. Pengalamannya pernah menjadi
perangkat desa memberinya pemahaman mendalam seluk-beluk tata kelola
pemerintahan, apa saja yang menjadi kekurangan, apa yang harus diperbaiki, dan
apa yang paling dibutuhkan oleh warga sehari-hari. Keinginannya untuk maju dan
mengabdi semakin kokoh berkat dukungan tulus yang ia terima dari dua kekuatan
terbesar dalam hidupnya: keluarga dan masyarakat Desa Kali.
“Dukungan nyata dari masyarakat dan keluarga membuat saya mantap
untuk maju,” ucap Jaksen dengan suara tegas dan penuh keyakinan, saat
berbincang dengan media ini di rumah kediaamanya di desa kali, Rabu, 27/05/2026.
Baginya, kepercayaan yang
diberikan itu adalah amanah berat, sekaligus dorongan semangat yang tak
ternilai harganya untuk berjuang lebih keras lagi.
Dengan semboyan “Wangunen Um Banua” atau membangun bersama kampung
halaman, Jaksen membawa visi besar yang menjadi arah tujuan seluruh
perjuangannya: “Mewujudkan Desa Kali yang Maju, Mandiri, Berbudaya, Indah dan Religius
Menuju Desa Digital.”Sebuah cita-cita yang merangkul segala aspek kehidupan mulai
dari kemajuan ekonomi, kedaulatan desa, pelestarian budaya, keindahan lingkungan,
nilai keimanan, hingga kesiapan menghadapi era teknologi.
Visi indah itu kemudian ia jabarkan ke dalam tujuh misi kerja yang
menyentuh setiap sisi kehidupan masyarakat, disusun berdasarkan apa yang paling
dibutuhkan dan diharapkan oleh warga Desa Kali:
1. Menjadikan Desa Kali
sebagai bagian dari lumbung ekonomi yang produktif, agar desa tidak hanya
menjadi tempat tinggal, tapi sumber penghidupan yang makmur.
2. Mengangkat dan
menjadikan Desa Kali sebagai desa wisata budaya, menjadikan kekayaan adat dan
kearifan lokal sebagai kebanggaan sekaligus sumber ekonomi warga.
3. Mewujudkan tata kelola
desa yang mandiri, kuat, dan mampu mengambil keputusan terbaik demi kepentingan
warga.
4. Menjamin transparansi
anggaran, agar setiap rupiah yang masuk dan digunakan bisa diketahui, diawasi,
dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.
5. Memastikan ketersediaan
sarana dan prasarana umum yang layak, memadai, dan bisa dinikmati oleh semua
lapisan masyarakat.
6. Memperkuat kerukunan
antarumat beragama, menciptakan suasana hidup yang damai, bersatu, dan saling
menghargai dalam keberagaman.
7. Mewujudkan pelayanan
yang harmonis, berintegritas, dan bergerak maju menuju digitalisasi desa, agar
pelayanan makin cepat, mudah, dan adil.
Selain visi dan misi, Jaksen juga menyiapkan program kerja rinci
dan nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, terbagi ke dalam berbagai
bidang strategis.
Di Bidang Pemerintahan, ia berjanji membangun kerja sama
antardesa, memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan manusiawi, serta selalu
melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dalam setiap musyawarah.
Pengelolaan pendapatan asli desa pun akan dioptimalkan melalui Badan Usaha
Milik Desa (Bumdes) dan Koperasi Merah Putih, agar desa memiliki kekuatan
ekonomi sendiri.
Di Bidang Pembangunan, kebutuhan dasar menjadi prioritas utama:
menjamin ketersediaan air bersih bagi semua warga, membenahi dan menata ulang
tempat pembuangan sampah agar lingkungan bersih dan sehat, membuka serta
memperbaiki jalan-jalan pertanian demi memudahkan akses hasil bumi, hingga
memasang penerangan jalan dan CCTV demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Perhatian besar juga diberikan pada Bidang Kemasyarakatan. Jaksen
berkomitmen membina dan menguatkan organisasi warga seperti PKK, LPM, Karang
Taruna, serta mendirikan tim kesenian dan tarian budaya Minahasa agar warisan
leluhur tetap hidup. Pembinaan kader kesehatan, kelompok tani, hingga penguatan
keamanan lingkungan (Linmas) menjadi bagian dari langkah menjaga kesejahteraan
dan ketahanan sosial desa. Ia pun terus berusaha mengeratkan kerja sama
antarumat beragama sebagai pondasi persatuan.
Tak kalah penting, di Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Jaksen
menyiapkan langkah nyata mengangkat taraf hidup warga: memberikan pelatihan
usaha bagi UMKM, membantu warga mencari lapangan kerja baik di dalam maupun
luar negeri, menjaga ketahanan pangan keluarga, hingga menangani masalah
stunting dan memberikan perhatian khusus bagi ibu hamil, demi generasi Desa
Kali yang sehat dan cerdas.
Keselamatan warga juga menjadi perhatian serius dalam Bidang
Penanggulangan Bencana. Jaksen berencana mengadakan fasilitas hidran sebagai
sumber air pemadam kebakaran, menyusun peta daerah rawan bencana, serta
membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) dan satgas penanggulangan, agar Desa
Kali siap siaga dan aman menghadapi segala kemungkinan.
“Segala visi, misi, dan program kerja ini akan saya tuangkan ke
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Kali periode 2026–2034, apabila
saya dipercaya dan terpilih menjadi Hukum Tua,” tegas Jaksen, menegaskan
kesungguhan hatinya.


