IDNEWS, MINAHASA – Banyak orang berbicara soal perubahan, namun belum tentu memiliki bekal dan pengalaman untuk mewujudkannya. Berbeda dengan Yerri Lukas, ia hadir membawa niat tulus sekaligus bukti nyata kemampuan.
Yerri Lukas maju sebagai calon Kepala Desa Kalasey Dua untuk masa bakti 2026–2034. Ia dikenal sebagai sosok pemuda yang cerdas, bersahaja, namun tegas dalam bertindak. Keunggulan utamanya bukan hanya pada karakter, melainkan pengalamannya yang sudah teruji dalam birokrasi pemerintahan desa.
Saat ditemui di kediamannya, Yerri menjelaskan bahwa selama 7 tahun ia menjabat sebagai Sekretaris Desa. Dari posisi itu, ia memahami seluk-beluk tata kelola pemerintahan, mulai dari pelayanan warga, pengurusan administrasi, hingga berbagai tantangan dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Pengalaman panjang itu membentuk prinsip kerjanya: membangun desa tidak bisa hanya mengandalkan janji atau wacana, melainkan harus didasari kerja nyata yang terencana dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Dengan visi menjadikan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing, Yerri memiliki arah pembangunan yang jelas. Ia ingin Kalasey Dua berkembang pesat, serta memiliki fondasi ekonomi dan sosial yang kuat dan kokoh.
Dalam misinya, ia menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan mengutamakan musyawarah. Baginya, kepercayaan masyarakat adalah pondasi utama kemajuan desa. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus terbuka dan mengutamakan kepentingan bersama.
Program yang ditawarkannya pun bersifat nyata dan menyentuh kebutuhan dasar. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan aparatur, perbaikan akses air bersih, hingga pengelolaan sampah yang lebih teratur dan baik.
Aspek keamanan juga menjadi prioritas, lewat rencana pemasangan CCTV dan penerangan jalan di titik-titik rawan. Tak ketinggalan, fasilitas olahraga akan ditingkatkan sebagai sarana positif bagi warga.
Fokus utamanya juga tertuju pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia ingin warga Kalasey Dua memiliki kesadaran hukum, sosial, dan budaya yang baik, serta mampu tumbuh secara ekonomi. Melalui penguatan UMKM dan koperasi, ia berharap kesejahteraan bisa dirasakan secara merata.
Bantuan sosial bagi warga yang kurang mampu pun akan diatur agar tepat sasaran, adil, dan terbuka — sebuah wujud kepedulian yang tumbuh dari pengalaman melihat langsung kondisi masyarakat selama bertahun-tahun.
Bagi Yerri, memimpin adalah sebuah tanggung jawab untuk melayani, bukan sekadar memegang jabatan. Berbekal pengalaman 7 tahun menjabat Sekretaris Desa, ia tidak datang dengan janji kosong, melainkan dengan pemahaman mendalam dan kesiapan bekerja.
Semboyan “Melayani dengan hati, bekerja dengan bukti” bukan sekadar slogan baginya, melainkan komitmen nyata untuk mewujudkan masa depan Kalasey Dua yang lebih baik.


