Iklan

Iklan

Disperindag Manado Terus Awasi Keberadaan Pasokan Minyak Goreng Lewat Kegiatan Sidak

 Maxi Tene | Redaksi
21 Januari, 2022, 21:49 WIB Last Updated 2022-01-21T13:49:34Z

 

Kadisperindag,hendrik waroka bersama managemen freshmart dalam kegiatan sidak       (foto idnews.co)

Kepala Disperindag Manado,Hendrik Waroka," Saya Salut Untuk Freshmart Terus Proaktif Dengan Aturan Pemerintah Dalam Menyikapi Harga Pasokan Minyak Goreng"


IDNEWS.CO,MANADO - Hingga sekarang Minyak Goreng masih menyita hampir sebagian besar Masyarakat maupun Pemerintah.


Bahkan boleh dikata masyarakat masih panic buying terkesan ada ketakutan kehabisan stok, sehingga warga melakukan gerakan memborong minyak goreng di seluruh supermarket bahkan indomaret-indomaret yang ada.


Padahal pemerintah sudah mengucurkan subsidi dengan mengeluarkan aturan subsidi, dengan menetapkan harga minyak goreng semua jenis berbandrol Rp. 14.000 per liter.


Program subsidi inilah langsung disalurkan melalui sejumlah ritel-ritel modern yakni indomaret hingga alfamart. Khusus kota manado sendiri sejak pekan ini masyarakat masih berbondong-bondong membeli produk minyak goreng kategori jenis kelapa sawit.


Menjaga harga tetap stabil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Manado, membentuk tim kerja dibawah komando Kepala Dinas, Hendrik Waroka dengan tujuan mengawasi seluruh ritel yang ada, agar jangan sampai terjadi kecolongan dalam penetapan harga.


"Sudah seminggu tim turun lapangan untuk sidak ke semua ritel perbelanjaan untuk mengawasi stok minyak goreng, baik pengawasan dari harga serta keberadaan ketersediaan stok yang memadai", jelas Waroka dihadapan sejumlah wartawan,Jum'at (21/1/2022) Siang tadi.


Dirinya juga menerangkan, sekarang tim akan melakukan sidak sesuai dengan jadwal yakni indomaret kawasan boulevard dan freshmart wilayah bahu. Dari hasil kegiatan sidak ke dua ritel ini proaktif dengan mencantumkan lebel harga sesuai dengan perintah aturan pemerintah.


"Salut bagi freshmart dan indomaret yang sudah mematuhi anjuran pemerintah dalam pencantuman harga minyak goreng sesuai dengan perintah aturan. Bukan itu saja bahkan fresh mart sendiri langsung menetapkan harga lewat tulisan dan langsung ditempel pada rak jualan", jelasnya.


Sementara itu Manager Marketing Freshmart,Leni Suparti mengatakan freshmart sendiri taat pada aturan pemerintah,ketika ada pemberitahuan resmi dari pusat tentang penetapan harga minyak goreng, managemen langsung menyesuaikan dengan harga yang baru dan itu berlaku seluruh freshmart dari delapan cabang yang ada di sulawesi utara.


"Namun karena ketersediaan stok menipis sehingga kami langsung mengambil keputusan untuk konsumen cukup membeli 2 pcs saja untuk minyak goreng. Tidak boleh lebih karena menjaga jangan sampai terjadi kelangkaan", tutur Leni.


Ia juga menambahkan, sampai sekarang freshmart masih menunggu pasokan dari suplayer sambil terus menjual sisa produk minyak goreng yang ada.


"Belum bisa dipastikan kapan suplayer akan mendistribusikan ke kami tinggal menunggu saja, akan tetapi stok yang ada akan terus kami jual sampai habis dalam pajangan", jelasnya.


Masih dalam kegiatan sidak berlangsung, salah satu pengunjung freshmart asal Lemo wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, Ibu Sunarni saat dijumpai para wartawan tengah berbelanja mengatakan, dirinya sangat senang atas kebijakan pemerintah dengan menetapkan harga minyak goreng diangka Rp.14.000 per liter.


Pihaknya sangat berterima kasih upaya pemerintah, membantu masyarakat sehingga kebutuhan akan minyak goreng sebagai kebutuhan pokok mudah terjangkau harganya.


"Memang dari dulu warga sangat kesulitan memiliki minyak goreng karena harganya cukup tinggi, namun karena kebutuhan pokok mau tak mau harus beli. Tapi sekarang sudah tidak lagi ada keresahan karena harganya cukup murah", tandasnya. (Yudi barik)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Disperindag Manado Terus Awasi Keberadaan Pasokan Minyak Goreng Lewat Kegiatan Sidak

Terkini

Topik Populer

Iklan