Minahasa, idnews - Sepanjang perjalanan hidupnya, AKBP (Purn) Daan Loway telah mengenal arti pengabdian dan tanggung jawab secara mendalam. Setelah meniti karir gemilang dan mengemban berbagai jabatan strategis di tubuh Kepolisian Republik Indonesia, kini ia pulang ke kampung halaman dengan satu kerinduan besar: melanjutkan sisa pengabdiannya untuk tanah kelahiran yang dicintainya, Desa Kali. Didorong oleh kasih sayang keluarga dan kepercayaan yang mengalir dari masyarakat, Daan Loway mantap melangkah maju sebagai calon Hukum Tua Desa Kali pada pemilihan tahun 2026, membawa harapan baru bagi kemajuan desa.
Bagi warga Desa Kali, nama Daan Loway bukan sekadar nama besar. Ia
adalah putra daerah yang tumbuh di sini, dikenal memiliki jiwa pemimpin yang
tulus melayani, baik dalam tugas negara maupun dalam kehidupan beragama. Sepak
terjangnya selama bertahun-tahun mengabdi di institusi Polri telah menempa
kedisiplinan, ketegasan, dan kemampuannya memegang amanah. Di samping
pengabdiannya kepada negara, ketulusan hatinya juga nyata terlihat di tengah
jemaat. Ia tercatat telah dipercaya menjabat sebagai Pelayan Khusus selama
empat periode di GMIM Moria Kali, dan kembali dipercaya untuk empat periode
berikutnya di GMIM Solafide Kali. Rekam jejak panjang ini menjadi bukti nyata
bahwa prinsip hidupnya adalah melayani, tanpa memandang tempat dan jabatan.
Kini, dengan segala pengalaman dan kematangan berpikir yang
dimilikinya, Daan Loway hadir membawa gagasan-gagasan cerdas dan solutif. Ia
sangat memahami apa yang menjadi kebutuhan mendesak warga sekaligus potensi
besar yang belum tergali sepenuhnya di Desa Kali. Perhatian utamanya tertuju
pada pemenuhan kebutuhan dasar: memastikan ketersediaan air bersih yang lancar
bagi seluruh warga, menuntaskan permasalahan persampahan demi lingkungan yang
bersih dan sehat, serta terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana umum.
Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, Daan juga memegang
teguh warisan budaya dan potensi bakat warga desa. Desa Kali dikenal luas
sebagai desa yang berprestasi di bidang seni, khususnya Tari Maengket yang
menjadi kebanggaan bersama. Hal ini menjadi modal berharga yang akan ia dorong
terus perkembangannya, bersanding dengan perhatian besarnya terhadap dunia
olahraga sebagai sarana pembinaan generasi muda dan persatuan warga.
Di tengah perjumpaannya dengan warga, Daan Loway menegaskan
prinsip utama yang akan menjadi landasan kepemimpinannya kelak. “Saya
berkomitmen untuk bekerja secara transparan, disiplin, melayani, dan maju
bersama masyarakat,” tegasnya dengan nada yakin dan penuh ketulusan.
Komitmen itu kemudian dibungkusnya dalam sebuah visi besar yang
menjadi arah tujuan seluruh langkah kerjanya:“Menjadikan Desa Kali sebagai desa
wisata unggulan di Minahasa yang maju secara infrastruktur, mandiri secara
ekonomi, dan unggul dalam pelayanan publik.”
Visi yang indah dan berani ini kemudian dijabarkan ke dalam enam
misi strategis yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, dirancang
untuk membawa Desa Kali melompat lebih maju:
1. Transformasi
Infrastruktur Dasar
Meningkatkan kualitas
hidup warga dengan memastikan ketersediaan air bersih yang merata, pemasangan
penerangan jalan di setiap sudut desa, sistem pengelolaan sampah yang terpadu
dan berkelanjutan, serta perbaikan menyeluruh jalan desa dan saluran drainase
agar lingkungan aman, nyaman, dan bebas banjir.
2. Akselerasi Desa Wisata
dan Ekonomi Kreatif
Mengangkat potensi alam
Desa Kali dengan menjadikan Air Terjun Kali dan kawasan Desa Kali Selatan
sebagai destinasi wisata berkelas yang menarik pengunjung. Kekayaan budaya
Minahasa, seperti seni dan tradisi leluhur, akan dijadikan kekuatan utama
penggerak ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan
warga.
3. Penguatan Ketahanan Pangan dan UMKM
Mengubah lahan-lahan
tidur menjadi kawasan pertanian modern yang produktif, sekaligus memperkuat
sektor perikanan sebagai potensi lokal. Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM), akan disediakan pendampingan, akses modal, dan pelatihan
keterampilan agar usaha warga semakin berkembang dan berdaya saing tinggi.
4. Reformasi Tata Kelola
Pemerintahan
Mewujudkan pemerintahan
desa yang modern lewat konsep *Smart Village* atau desa berbasis teknologi
digital. Pengelolaan keuangan desa akan dijalankan secara transparan dan
terbuka, sementara pelayanan administrasi akan dipercepat, dipermudah, dan
dilakukan dengan standar pelayanan prima bagi setiap warga.
5. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Lingkungan
Memberikan ruang
seluas-luasnya bagi pemberdayaan pemuda dan peran perempuan dalam pembangunan.
Budaya lokal akan terus dijaga dan dilestarikan sebagai identitas desa. Selain
itu, dibangun pula sistem kesiapsiagaan bencana yang tangguh, terorganisir, dan
siap melindungi keselamatan seluruh warga kapan saja.
6. Pembinaan Generasi Muda
dan Prestasi Olahraga
Mewujudkan masyarakat
yang sehat jasmani dan berprestasi dengan menyediakan fasilitas olahraga yang
layak dan memadai. Pembinaan bakat-bakat muda akan menjadi prioritas utama,
bukan hanya untuk meraih prestasi, melainkan sebagai sarana membentuk karakter,
kedisiplinan, dan mempererat persatuan seluruh warga Desa Kali.
Dengan bekal pengalaman panjang, rekam jejak pengabdian,
serta visi dan misi yang terukur dan berpihak pada rakyat, AKBP (Purn) Daan
Loway hadir sebagai sosok pemimpin yang membawa harapan nyata. Ia percaya,
dengan kerja keras, kebersamaan, dan langkah yang terarah, Desa Kali akan
bangkit menjadi desa yang tidak hanya indah dipandang, tetapi makmur, mandiri,
dan membanggakan seluruh warganya.


