Gubernur Kalsel Perintahkan Penyaluran Bantuan Desa di Kotabaru Dipercepat -->
Log In

Gubernur Kalsel Perintahkan Penyaluran Bantuan Desa di Kotabaru Dipercepat

Sunday, November 24, 2019, 9:01 PM
Gubernur Kalsel Syahbirin Noor bersama Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Sungai Bali, Kotabaru, Kalsel, Minggu (24/11/2019). Syahbirin mengintruksikan untuk segera membantu para korban.(Humas Pemprov) 
Kotabaru, idnews.co - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, mendatangi lokasi kebakaran di Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar, Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Minggu (24/11/2019).

Didampingi Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, Sahbirin menyampaikan keprihatinannya melihat 200 rumah hangus terbakar.

Sahbirin sudah menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada para warga yang terdampak dan saat ini mengungsi.


"Tentunya kita prihatin dengan kejadian ini. Saya sudah instruksikan dinas terkait untuk secepatnya memberikan bantuan kepada para korban," ujar Sahbirin, melalui keterangan resmi, Minggu, seperti dilansir kompas.com.

Di lokasi kebakaran, Sahbirin berbaur bersama para korban. Ia memberi semangat agar para korban sabar menghadapi cobaan tersebut.

Untuk saat ini, menurut Syahbirin, yang paling utama adalah mendirikan tenda pengungsian untuk para korban. Setelah itu, menyuplai bahan makanan sesegera mungkin. 

"Kita harus secepatnya bantu mereka, intinya mari kita bantu sama-sama agar saudara-saudara kita dapat bangkit kembali," kata Sahbirin.

Di lokasi kebakaran, bantuan dari berbagai instansi terus berdatangan. Saat ini posko utama dan beberapa posko lainnya sudah dihuni oleh para pengungsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar, Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Dalam peristiwa ini, 200 rumah hangus dilalap api.

Data yang diterima dari BPBD Kotabaru, selain menghanguskan 200 rumah, kebakaran juga menghanguskan Kantor Polsek Pulau Sebuku dan asrama polisi. 

Akibat kejadian ini, 750 jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.
Sign out

TerPopuler